Social Icons

Pages

Thursday, May 28, 2015

Masih Banyak Orang Tak Seberuntungku

Pernah terlintas di pikiranku, alangkah lebih baik seandainya ku tak pernah melihat dunia ini. Karena dunia ini tak mampu membuat ambisiku menjadi kenyataan. Satu persatu harapanku mulai tampak terkubur oleh waktu dan kenyataan-kenyataan ini membuatku terus menyesali terlahirnya aku di bumi ini. Tapi kemudian, entah datang darimana pikiran itu, terlintas di pikiranku. Begitu banyak orang yang hidup sebagai preman, perampok, penipu, pembunuh. 

Apakah itu pilihan mereka?, atau sebenarnya karena mereka kecewa dengan kenyataan hidup yang mengubur sedalam-dalamnya harapan mereka. Dan saat itu ku mulai menyadari, tak banyak orang yang mampu bertahan menghadapi kenyataan hidup, sehingga memilih jalan hidup jauh dari yang mereka harapkan. Ini dapat kita lihat dari pernyataan mereka yang sering terdengar di telinga kita.
"Cari duit haram aja susah, apalagi duit halal". Ini merupakan pernyataan yang menunjukkan bahwa mereka telah mencoba, sampai saat mereka tak mampu bertahan dan memilih pilihan yang sebenarnya tidak pernah mereka harapkan. Sehingga ada diantara mereka yang menjadi pencuri, perampok, pembunuh, penipu, dll. Aku kemudian mulai berpikir lagi. Apakah hanya mereka yang menjadi pencuri, perampok, pembunuh dan penipu yang salah. Aku pun mulai mengurai dan mengira perjalanan hidup mereka. Ternyata tidak hanya para pelaku penjahat yang salah, orang yang menjadi korban kejahatan pun telah andil menciptakan itu semua. Bagaimana itu masih bisa terjadi. Mari kita lihat dengan  lebih seksama terciptanya kehidupan seperti ini. Apapun yang terjadi di bumi ini tidak terlepas dari hukum aksi-reaksi

Sadar atau tidak, kadang kita menutup mata terhadap apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Ketika ada saudara kita yang sedang dalam keadaan sulit, kita seakan-akan tak tahu sama sekali. Tak semua orang mampu bersabar terhadap kesulitan hidup yang dihadapinya, hingga akhirnya mereka memilih pilihan yang salah. Pilihan yang merugikan dirinya dan orang lain. Seperti menjadi pencuri, pengedar narkoba, preman dan profesi-profesi lainnya.

Sudah menjadi fitrah manusia untuk saling bantu-membantu dalam hidup ini. Saat ini mungkin kita diberikan kemudahan dalam hidup, sehingga hari demi hari yang kita lewatkan tanpa merasakan beban yang begitu berarti. Tapi bukan suatu hal yang tidak mungkin, suatu hari nanti kita akan dihadapkan pada beban yang tidak bisa kita tanggung, di saat itulah kita memerlukan bantuan orang lain.

Adanya kemudahan dan kesulitan yang kita temukan dalam kehidupan sebenarnya sang pencipta sedang memberikan warna kehidupan. Supaya orang yang mendapatkan kesulitan meminta pertolongan kepada orang yang mendapatkan kemudahan dalam hidupnya. Sehingga tanpa mereka sadari, dengan kesulitan itu mereka diperkenalkan dan mungkin itu menjadi awal kebaikan bagi kedua pihak. Mungkin orang yang sulit adalah seorang yang cerdas berdagang, tapi tak punya modal. Sehingga orang yang diberi kemudahan dapat meminta kepada orang yang sulit meluaskan harta yang dimilikinya dengan memberikan modal berdagang kepada orang yang mengalami kesulitan.

Tak dapat kita pungkiri, kita sesama manusia terhubung satu sama lain. Apapun sikap  kita kepada orang lain akan menciptakan warna kehidupan, karena itu marilah kita ciptakan kehidupan yang indah dengan mulai belajar peduli kepada orang-orang di sekitar kita.

No comments:

Post a Comment

 
 
Blogger Templates